Jumat, 11 Juli 2014

Rose Soap, hal yang sudah didugapun masih bisa mengecewakan

Pas bikin rose water kemarin, lihat bunga mawar yg numpuk, saya kepikiran untuk memakainya dalam sabun saya. Sebenarnya ini bukan pertama kainya saya memakai bunga mawar sebagai base soap, tapi kali ini selain sebagai base soap, saya juga memakai kelopak mawar untuk hiasan.

Selain oil+lye, saya memakai rose water sebagai ganti aqua destilata, dan rose infused grapeseed oil untuk superfatting.

Dan inilah dia hasilnya,,


Saya sudah menyisakan segenggam penuh kelopak mawar, tapi sepertinya semuanya meyusut dan akhirnya tdk cukup untuk menghias seluruh permukaan sabun, jadi saya menaburkannya hanya ditengah-tengah saja,, *sigh*  agak mengecewakan,,,
Kelopak mawarnya juga menghitam saat insulasi, yang mana sudah saya duga sebelumnya karena tdk akan ada kelopak bunga apapun yang akan selamat dan kelihatan tetap segar setelah proses saponifikasi.
Maafkan perbedaan warnanya ya,, ini karna cahaya,, :)


Yang saya suka adalah baunya yang harum,, semoga gak terlalu pudar setelah selesai curing. Saya sdh nggak sabar untuk segera mencobanya. They are still good soap, right?


Saya masih penasaran,, lain kali saya ingin mencobanya lagi tanpa insulasi, mungkin kalau setelah masuk mold langsung masuk refrigerator kelopaknya gak menghitam kali yaa,,. 


Mungkin saya juga harus memasukkan kelopak bunga ke freezer dulu sebelum ditaburkan diatas sabun,, siapa tahu bisa berhasil,, 
Saya pasti akan mencoba lagi!  :D

Selasa, 08 Juli 2014

Lemongrass coconut milk soap

Lemongrass atau sereh bukan hanya digunakan sebagai rempah dapur utk menambah aroma masakan, namun juga memiliki berbagai khasiat untuk tubuh dan kulit.  Sebagaian orang merebus batang sereh untuk dicampur dengan air mandi untuk menghilangkan capek, pegal serta menikmati aromanya untuk relaksasi. Ekstrak lemongrass juga digunakan untuk mengobati kulit karena gigitan serangga.

Kali ini saya akan memakainya sebagai salah satu bahan dalam sabun saya.
Saya mulai dengan membuat lemongrass infused with grapeseed oil dengan cara memanaskannya. Potong2 batang sereh, taruh dalam botol atau mangkuk tahan panas, rendam dalam grapeseed oil (minyak biji anggur) lalu masukkan dalam boiling water. Grapeseed oil berasal dari biji anggur yg di press, memiliki khasiat mengencangkan dan mencerahkan kulit, serta dipercaya dapat menghilangkan noda dan jerawat ringan pada kulit.

Dalam resep ini saya menggunakan:
30%  coconut oil
25%  palm oil
10%  olive oil
5%    grapeseed oil (lemongrass infused)
15%  rice bran oil
15%  soybean oil
30%  coconut milk sebagai ganti air ( add at trace)
70%   destille water + lye
Fragrance oil : Eucalyptus, pepermint
Pewarna : mica kuning, hijau apel ( food colorant)

Saya mulai dengan mencampur larutan air+lye, dan setelah mencapai room temperatur saya masukkan larutan lye ke dalam minyak.  Aduk dengan wisk sampai rata, lalu masukan coconut milk, aduk lagi, lalu masukkan fragrance oil. Blender adonan sampai light trace. Pisah adonan menjadi 3 bagian, biarkan satu bagian tanpa warna. Masukkan pewarna, aduk sampai rata.

Tuang adonan hijau ke mold, lalu kuning diatasnya, kemudin adonan tanpa warna, swirl dengan menggunakan sendok.  Tuangkan sisa adonan yg masih tersisa secara bergantian sebagai hiasan atasnya, bentuk sesuai selera.

Lagi-lagi saya lupa untuk mengambil gambar saat proses, tapi saya sempat memfoto sesaat setelah dikeluarkan dari cetakan



Foto dari dekat
Dan ini foto setelah dipotong-potong



Walaupun hasil tampilannya belum seperti yg saya inginkan, tapi yahh,, cukup lumayan lah,,, hehe,,
Yang pasti saya sangat senang dengan baunya.. Benar-benar menyegarkan sekaligus menenangkan.  :) 


Sabtu, 05 Juli 2014

Papaya Soap with coffee mocca

Saya membuat sabun pepaya ini dua hari yg lalu.  Waktu itu saya membuka kulkas dan menemukan buah pepaya dan tiba-tiba saja terpikir untuk membuat sabun memakai bahan ini.

Pepaya sangat bagus untuk menghilangkan jerawat. Memutihkan dan mencerahkan kulit, serta menyamarkan bekas luka dan bintik hitam.

Di resep ini saya memakai coconut oil, palm oil, olive oil, dan soybean oil, namun tanpa pewangi. Saya mulai dengan memblender pepaya, menyiapkan larutan air dan lye, serta menimbang semua bahan.  Saat temperatur oil dan larutan lye berada di kisaran 50ÂșC , saya menyatukan semuanya.  Saya masukan puree pepaya bersama oil, aduk sampai rata, baru memasukan larutan lye. Adonan sabun saya jadi berwarna orange muda. Sebenarnya saya ingin membiarkan sabun saya berwarna orange kemerahan pepaya apa
Adanya saja, tapi detik terakhir saat akan trance tiba-tiba saya memutuskan untuk membagi adonan menjadi dua bagian dan menambahkan sebagian adonan dengan pasta coffee mocca.

Setelah itu adonan dimasukkan ke mold secara selang seling dan saya menghiasnya sengan sedikit swirl.

Saya tidak punya foto saat pembuatan karena tidak ada yg membantu saya untuk mengambil beberapa gambar. Tapi saya ingat untuk mengambil foto setelah di unmold.  Saya menginginkan warna orange segar sebagai dasarnya, Tapi malah warna kuning ini yang keluar. Selain itu saya mengambil terlalu banyak bagian adonan yg dicampur dengan pasta kopi. Jadi sekarang selain tidak mendapatkan warna orange yang saya inginkan, bagian yang berwarna coklat terlalu banyak dan seperti mendominasi. Hhhhh,,, saya agak kecewa. Tapi ya sudahlah....
Dan inilah penampakan sabun saya sesaat setelah di unmold, saya sudah terlanjur memotongnya sebelum sempat di foto :)


 saya membaginya menjadi sembilan bagian.


Dan ini setelah dipotong,, cantik juga ya swirlnya,, lumayan mengobati rasa kecewa saya. Tapi tetap saja saya ingin warna orange!!